Pulang dari Perjalanan Jauh? Jangan Lupa Cek Ban Mobil!

Tidak hanya sebelum perjalanan jauh, ban mobil Drivemate juga harus dicek setelah pulang. Hal ini untuk memastikan bahwa selama perjalanan tersebut, tidak ada sesuatu yang terjadi dan menyebabkan ban mobil rusak. 

Ban mobil yang sudah tidak berada dalam kondisi baik dapat mencelakakan pengendara karena munculnya potensi hydroplaning, pengereman tidak maksimal, hingga ban bocor atau meledak di tengah jalan. Oleh karena itu, cek ban mobil setelah perjalanan jauh adalah hal yang penting. Memangnya, hal apa saja yang bisa merusak ban?

Kenapa Ban Mobil Bisa Rusak Setelah Perjalanan Jauh?

Cek ban mobil setelah melakukan perjalanan jauh adalah hal yang harus dilakukan untuk berjaga-jaga jika ban mobil rusak di jalan. Berikut adalah beberapa penyebab kerusakan itu bisa terjadi:

1. Ada kerikil yang tersangkut

Salah satu alasan ban mobil bisa rusak setelah perjalanan jauh adalah adanya kerikil tajam yang tersangkut di antara telapak ban. Bahkan, bisa jadi kerikil tersebut sudah tersangkut berhari-hari atau berbulan-bulan sebelum perjalanan tersebut. 

Awalnya, mungkin kerikil tidak akan menyebabkan masalah apa pun pada ban. Tapi jika dibiarkan terus-menerus, kerikil tersebut bisa merusak telapak ban serta tread atau serat dari ban. Akhirnya, daya tahan ban pun jadi berkurang.

2. Cara berkendara agresif

Cara berkendara yang agresif juga bisa memicu rusaknya ban mobil Drivemate. Contoh gaya mengemudi yang agresif misalnya Drivemate tetap memacu laju mobil saat melewati jalanan berlubang. Gaya mengemudi ini bisa menyebabkan ban retak atau bahkan pecah tiba-tiba.

Selain itu, gaya mengemudi berikutnya yang tidak diperbolehkan adalah sering melakukan pengereman mendadak setelah melaju dengan kecepatan tinggi. Hal ini dapat menyebabkan aus yang tidak rata, sehingga mengurangi daya tahan dari ban mobil Drivemate.

3. Tekanan angin tidak sesuai

Tekanan angin ban yang kurang ataupun lebih juga bisa menjadi penyebab ban rusak. Misalnya, jika tekanan angin ban berlebihan, maka bagian tengah ban akan lebih cepat aus daripada bagian pinggirnya. Tapi jika tekanan angin terlalu rendah, maka ban akan mendapatkan tekanan yang lebih berat, sehingga berpotensi menyebabkan ban mudah meletus.

Selain merusak ban, tekanan angin yang kurang atau berlebih juga dapat mengganggu kenyamanan Drivemate saat berkendara. Misalnya saat tekanan angin berlebih, maka mobil akan terasa lebih keras dan daya cengkeram jadi berkurang. Jadi, tekanan angin ban wajib disesuaikan dengan tekanan normal ban sesuai dengan pabrikan mobil Drivemate.

Saat Cek Ban Mobil, Apa Saja Tanda Ban Harus Diganti?

Jika saat dicek ternyata ban tidak layak pakai, Drivemate harus segera mengganti ban dengan yang baru dan berkualitas. Memangnya, apa saja tanda ban sudah tidak disarankan untuk digunakan?

1. Ketebalan tapak mencapai TWI

Ban mobil pada umumnya dilengkapi dengan TWI atau Tread Wear Indicator. Tanda ini menunjukkan berapa batas maksimal keausan ban sebelum penggantian harus dilakukan. Tanda ini berbentuk segitiga yang terletak di bagian tepi dan bagian tengah telapak ban. Jika ketebalan tapak sudah mencapai batas, maka ban harus segera diganti.

2. Ban gundul di tengah

Karena beberapa alasan, tapak ban di bagian pinggir bisa terlihat masih bagus walau mungkin bagian tengahnya sudah aus. Oleh karena itu, Drivemate tetap harus mengganti ban jika bagian pinggirnya belum menyentuh TWI, tapi bagian tengah ban sudah gundul.

3. Timbul benjolan

Jika terlihat ada benjolan pada ban, itu artinya ada tread atau kawat penguat ban yang rusak. Kalau sudah begini, ban akan rawan pecah karena sudah tidak kuat menahan tekanan yang ada. Sebelum terlambat, segera ganti ban yang benjol tersebut dengan ban yang baru.

4. Sudah lama tidak ganti ban

Kalau Drivemate memang sudah lama tidak mengganti ban, inilah saatnya Anda beli ban yang baru dan berkualitas. Normalnya, ban perlu diganti jika sudah berumur sekitar tiga tahun atau setiap 40 ribu km. Ban yang telah lama digunakan tersebut akan berkurang elastisitasnya sehingga terasa keras dan tentu saja aus.

 

Jadi, apakah ban mobil Drivemate masih aman, atau sudah waktunya ganti? Kalau sudah ada tanda-tanda harus ganti ban, segera kunjungi bengkel mobil terdekat, ya! Atau, Drivemate juga bisa berkunjung ke Dunlop Shop untuk berkonsultasi langsung dengan tim ahli mengenai tipe ban yang cocok untuk mobilmu.

 


Cari Ban

Cari berbagai macam ban sesuai dengan apa yang Anda cari

Select
Tempat Beli
Cari Lokasi Toko
Cari Nama Toko