Amankan Mobil Dari Tangan Jahil Dengan Immobilizer
Pada masa kini, sistem pengamanan mobil wajib dimiliki. Salah satu yang bisa dipilih adalah immobilizer yang cukup efektif dalam mengamankan kendaraan dari tangan-tangan jahil.
Keamanan mobil memang harus selalu menjadi perhatian. Terlebih lagi pada masa pandemi yang memukul perekonomian seperti sekarang. Data kenaikan jumlah pencurian kendaraan bermotor yang dirilis kepolisian bisa menjadi peringatan.
Pada 19 Juni 2020, Kapolda Metro Jaya menyatakan kasus pencurian kendaraan naik enam persen. Fenomena serupa terjadi pula di Papua. Suara Merdeka menyebut terdapat peningkatan kasus curanmor sebanyak 72,5 persen dari semester I 2019 ke semester I 2020.
Hal ini menuntut pemilik untuk memberi pengamanan ekstra terhadap kendaraannya. Mereka bisa menggunakan immobilizer di mobilnya sebagai solusi.
Apa Itu Immobilizer?
Immobilizer merupakan sistem pengamanan yang mampu mencegah mesin hidup ketika mobil dinyalakan dengan kunci yang salah. Mobil akan tetap mati meski dihidupkan dengan kunci lain yang mirip.
Hal ini dirasa efektif untuk memberi pengamanan ekstra. Pasalnya, kunci untuk mobil yang dibekali immobilizer harus benar-benar sesuai. Jika tidak, mobil tidak akan bisa menyala.
Sistem Kerja Immobilizer
Immobilizer mendasarkan operasinya dengan pengiriman sinyal gelombang melalui komponen yang disebut transmitter. Setiap transmitter punya kode khusus yang disesuaikan dengan mobil. Mobil baru akan bisa dinyalakan ketika ada kesesuaian gelombang.
Untuk memahami cara kerjanya lebih lanjut, perlu diketahui komponen di dalam immobilizer. Ada tiga komponen utama yang bekerja di sana, yakni:
â— Transmitter
Komponen yang berfungsi mengirimkan gelombang radio dengan frekuensi tertentu ke Control Module.
â— Transponder
Inilah komponen yang menerima gelombang yang dikirim ke Control Module. Selain itu, transponder juga mengidentifikasi sinyal yang diperoleh.
â— Control Module
Komponen yang berguna untuk mengelola gelombang radio yang diterima berdasarkan identifikasi dari transponder. Dari sini perintah untuk mengaktifkan atau mematikan sistem pengapian dan relay fuel pump dijalankan.
Berbekal ketiga komponen tersebut, immobilizer bisa bekerja. Proses kerjanya dimulai ketika mobil dinyalakan dengan memencet tombol start ataupun memasukkan kunci kontak. Saat itu, transmitter akan mengirimkan gelombang ke Control Module.
Sesudah diterima, transponder yang ada di dalam Control Module segera bekerja mengidentifikasi sinyal gelombang yang diterima. Jika dirasa sesuai dengan kode yang dipasang di mobil, transponder akan mengirim data ke Control Module untuk mengaktifkan rangkaian sistem pengapian dan menghidupkan relay fuel pump. Seketika mobil akan segera menyala.
Namun, ketika transponder menemukan ketidaksesuaian kode, maka transponder tidak akan mengirim sinyal pengaktifan sistem pengapian dan relay fuel pump. Electronic Control Unit pun langsung memblokir aliran arus ke sana sehingga mobil tidak akan menyala.
Efektif Untuk Pengamanan Mobil
Sistem kerja immobilizer mendukung pengamanan mobil. Kunci yang dipakai harus benar-benar sesuai. Artinya, jika ada tangan jahil yang memakai kunci lain, mobil tetap tidak akan bisa dihidupkan.
Di setiap mobil yang menggunakan immobilizer diberi kode tertentu. Inilah rahasianya. Meskipun kunci lain yang dipakai sama persis, mulai dari bentuk, merek, ataupun ukurannya, tetap tidak akan bisa dipakai di mobil tersebut. Sebab, kodenya pasti tidak sesuai.
Hal ini akan menyulitkan tangan-tangan jahil yang ingin menyalakan mobil dengan kunci palsu. Tidak heran, sistem ini kini mulai banyak disematkan ke berbagai jenis mobil keluaran terbaru.
Meski begitu, ada harga yang harus dibayar. Seringkali immobilizer hanya dipasang di mobil level menengah ke atas. Bukan hal aneh karena kecanggihannya membutuhkan biaya yang lebih tinggi dalam pembuatan.
Immobilizer layak dipasang untuk meningkatkan keamanan mobil. Namun, siap-siaplah jika rusak. Seluruh rangkaian immobilizer harus diganti baru. Begitu pula jika kunci rusak atau patah. Penggantian menyeluruh wajib dilakukan.
Kendati demikian, immobilizer termasuk tahan banting. Kerusakan yang mungkin terjadi cukup minim. Oleh karenanya, sistem ini tetap pantas dipilih untuk mengamankan mobil.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiDUNLOP Perkenalkan Geomax EN92 Lewat Semangat Juang Hiu Selatan
DUNLOP Indonesia memperkenalkan ban enduro terbaru GEOMAX EN92 di ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 8 di Cilacap. Ditunggangi Farel Huda Hanafi dari Tim JAVAMIX, GEOMAX EN92 membuktikan performanya dengan meraih podium pertama di Prologue dan Enduro Race Hiu Gold Class.
Lihat Detail InformasiAwali Roadshow Nasional di Bali, DUNLOP Resmi Luncurkan Program ‘BLUE RESPONSE FAIR’
DUNLOP Indonesia resmi meluncurkan BLUE RESPONSE FAIR, roadshow nasional untuk memperkenalkan ban terbaru DUNLOP BLUE RESPONSE TG melalui berbagai aktivitas interaktif, edukatif, promo eksklusif, dan layanan gratis di enam wilayah besar Indonesia sepanjang tahun 2026.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Menjalin Kemitraan dengan Goodwood Revival: Meningkatkan Brand Value melalui Event Motor Sport Bersejarah
DUNLOP resmi menjalin kemitraan dengan Goodwood Revival 2026 untuk memperkuat brand value melalui salah satu event motorsport bersejarah paling bergengsi di dunia, sekaligus menampilkan Ford GT40 legendaris yang menggunakan ban balap DUNLOP.
Blog
Lihat Detail InformasiServis Rutin Motor agar Mesin Tetap Awet
Panduan lengkap servis rutin motor, mulai dari jadwal servis berdasarkan kilometer, pengecekan oli, rem, ban, hingga CVT agar mesin tetap awet dan performa optimal.
Lihat Detail InformasiKomponen Kelistrikan Mobil yang Wajib Dicek Berkala
Kenali komponen kelistrikan mobil yang wajib diperiksa secara berkala, mulai dari aki, alternator, starter, hingga sistem pengapian untuk menjaga performa dan keamanan kendaraan.
Lihat Detail InformasiSistem Rem Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Merawatnya
Kenali fungsi sistem rem mobil, jenis-jenis rem, cara kerja, komponen utama, tanda rem bermasalah, dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal dan aman.





