Apa Itu Tread Wear Indicator dan Cara Bacanya

Ban Sudah Mulai Tipis? Waspadai Tread Wear Indicator Anda!
Pernahkah Anda melihat tonjolan kecil di sela-sela alur tapak ban dan bertanya-tanya apa fungsinya? Banyak pengguna kendaraan tidak menyadari bahwa ban memiliki fitur penting bernama indikator keausan ban atau Tread Wear Indicator (TWI). Fitur sederhana ini dapat menjadi penyelamat di jalan, karena jika sudah melewati batasnya, ban Anda tidak lagi aman digunakan.
Artikel ini akan membahas apa itu TWI, cara membacanya, kapan harus bertindak, dan bagaimana memilih ban berkualitas untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara.
Apa Itu TWI (Tread Wear Indicator)?
TWI adalah tonjolan kecil yang terletak di antara alur utama tapak ban (groove). Biasanya, posisinya ditandai dengan simbol segitiga kecil pada sisi dinding ban. Fungsinya adalah memberikan panduan batas minimal ketebalan tapak ban.
Di Indonesia, minimum ketebalan tapak ban yang aman adalah 1,6 mm. Jika permukaan ban sudah sejajar dengan tonjolan ini, artinya ban telah melewati batas aman dan harus segera diganti. Mengabaikannya dapat meningkatkan risiko tergelincir, memperpanjang jarak pengereman, dan mengurangi cengkeraman ban terhadap permukaan jalan, terutama saat jalanan basah, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Bagaimana Cara Membaca TWI?
- Cari simbol segitiga kecil di bagian bahu (shoulder) ban (biasanya di antara tulisan “TWI”).
- Perhatikan alur tapak yang sejajar dengan simbol tersebut.
- Jika permukaan ban sudah rata dengan tonjolan TWI artinya tapak ban telah aus dan harus diganti.
Beberapa ban juga memiliki indikator tambahan berupa angka kedalaman (dalam mm) atau garis khusus di bagian alur ban. Namun, TWI tetap merupakan metode standar dan universal.
Apa akibatnya jika menggunakan ban yang melewati batas TWI?
Ban yang telah melewati batas TWI akan kehilangan daya cengkeram secara drastis, terutama di jalanan basah. Hal ini membuat risiko tergelincir meningkat, pengereman menjadi kurang efektif, kestabilan kendaraan berkurang, dan menimbulkan suara bising (noise). Dalam jangka panjang, kondisi ini juga dapat memengaruhi sistem kemudi dan suspensi.
Apa yang harus dilakukan saat TWI terlampaui?
Segera ganti ban jika permukaannya sudah sejajar dengan TWI. Biasakan memeriksa kondisi ban secara rutin, misalnya saat mencuci kendaraan atau melakukan servis berkala. Selain itu, pilih ban berkualitas dari produsen terpercaya yang memperhatikan desain alur, bahan, dan struktur ban agar tahan lama dan aman digunakan.
Bagaimana Cara Merawat Ban Agar Tidak Cepat Aus?
Beberapa langkah sederhana agar ban lebih awet dan tidak cepat aus:
- Periksa tekanan udara secara rutin dua minggu sekali.
- Lakukan rotasi ban setiap 10.000 km atau enam bulan sekali.
- Pastikan penyetelan kemudi (spooring) dan keseimbangan roda (balancing) dilakukan berkala setiap 8.000-10.000 km.
- Hindari membawa beban berlebih.
- Berkendara dengan gaya halus dan tidak agresif.
Apakah TWI pada Ban Motor juga sama seperti TWI pada Mobil?
Ban motor juga memiliki TWI, meski bentuk dan letaknya bisa sedikit berbeda. Fungsinya tetap sama yaitu, menandai batas keausan atau ketebalan ban. Ban motor yang aus sangat berisiko, karena dapat mengurangi cengkeraman ban terhadap permukaan jalan saat menikung atau melintas di jalanan licin dan basah.
Kesimpulan
Indikator keausan ban atau TWI adalah fitur kecil yang memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan berkendara. Dengan memahaminya, Anda bisa menentukan waktu yang tepat untuk mengganti ban sebelum menimbulkan bahaya. Jangan menunggu hingga terlambat, periksa kondisi ban Anda sekarang, dan pastikan selalu menggunakan ban berkualitas yang dirancang untuk keamanan dan kenyamanan berkendara. Lihat pilihan ban unggulan yang sudah dilengkapi TWI dan teknologi kompon canggih di sini
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Perkenalkan Geomax EN92 Lewat Semangat Juang Hiu Selatan
DUNLOP Indonesia memperkenalkan ban enduro terbaru GEOMAX EN92 di ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 8 di Cilacap. Ditunggangi Farel Huda Hanafi dari Tim JAVAMIX, GEOMAX EN92 membuktikan performanya dengan meraih podium pertama di Prologue dan Enduro Race Hiu Gold Class.
Lihat Detail InformasiAwali Roadshow Nasional di Bali, DUNLOP Resmi Luncurkan Program ‘BLUE RESPONSE FAIR’
DUNLOP Indonesia resmi meluncurkan BLUE RESPONSE FAIR, roadshow nasional untuk memperkenalkan ban terbaru DUNLOP BLUE RESPONSE TG melalui berbagai aktivitas interaktif, edukatif, promo eksklusif, dan layanan gratis di enam wilayah besar Indonesia sepanjang tahun 2026.
Blog
Lihat Detail InformasiServis Rutin Motor agar Mesin Tetap Awet
Panduan lengkap servis rutin motor, mulai dari jadwal servis berdasarkan kilometer, pengecekan oli, rem, ban, hingga CVT agar mesin tetap awet dan performa optimal.
Lihat Detail InformasiKomponen Kelistrikan Mobil yang Wajib Dicek Berkala
Kenali komponen kelistrikan mobil yang wajib diperiksa secara berkala, mulai dari aki, alternator, starter, hingga sistem pengapian untuk menjaga performa dan keamanan kendaraan.
Lihat Detail InformasiSistem Rem Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Merawatnya
Kenali fungsi sistem rem mobil, jenis-jenis rem, cara kerja, komponen utama, tanda rem bermasalah, dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal dan aman.





