Bagaimana Plus Sizing Untuk Pelek dan Ban yang Tepat?
Banyak yang menyukai mobil dengan tampilan ban dan pelek yang lebih besar. Perubahan tersebut dipandang meningkatkan nilai estetika. Teknik untuk melakukannya dikenal sebagai plus sizing. Lantas, bagaimana melakukan plus sizing dengan tepat?
Secara singkat, plus sizing adalah metode untuk menambah dimensi dan ukuran pelek dengan menambah satu tingkat dari ukuran standar atau original equipment (OE). Teknik ini mulai populer di Amerika Serikat pada era 1970-an. Namun, popularitasnya tetap terjaga hingga kini.
Dengan menerapkan plus sizing, selain meningkatkan estetika, terdapat beberapa keunggulan yang diyakini bisa didapat. Inilah beberapa di antaranya:
â— Meningkatkan traksi dan cengkeraman ban.
â— Mempermudah kendali kendaraan saat berbelok
â— Melakukan pengeremen dengan lebih baik.
â— Ground clearance bisa lebih tinggi.
Beragam keuntungan tersebut membuat banyak pihak yang ingin menerapkan plus sizing. Namun, perlu perhitungan matang ketika ingin melakukan plus sizing. Sebab, ada risiko yang menyertai jika terdapat kesalahan penerapan.
Maka dari itu, pelaksanaannya harus tepat. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhitungkan supaya plus sizing berjalan baik.
Pilih Teknik yang Diinginkan
Plus sizing memiliki beberapa teknik berbeda. Silakan pilih mana yang hendak dipakai
â— Plus Zero
Teknik plus sizing dengan menggunakan pelek berdiameter sama dengan pelek OE. Namun, ada perubahan pada ukuran ban yang menjadi lebih besar. Selain itu, aspect ratio ban juga diperkecil.
Adapun contoh penerapannya sebagai berikut. Misalnya ban 185/55ZR16 atau dengan velg 16×6” dengan ban 185/55R. Dengan plus zero, ban tersebut akan diganti ke ukuran 195/50ZR16 ataupun ke 205/45ZR16.
â— Plus One/Two
Plus one/two merupakan teknik plus sizing dengan menambah diameter ban dan pelek sebanyak satu atau dua inci dari ukuran standarnya. Biasanya ukuran yang dinaikkan dimulai dari 15 inci atau 16 inci.
Ketika menerapkan plus one, maka ban dan pelek 15 inci diganti ke 16 inci. Namun, di plus two, pergantiannya menjadi 17 inci.
Khusus untuk plus two, penerapannya perlu kehati-hatian ekstra. Pilih ban yang berukuran lebih lebar dengan aspect ratio yang lebih kecil. Tujuannya supaya tinggi ban asli tetap dipertahankan dan memperoleh load index yang pas.
Pegang Prinsip Keamanan
Plus sizing memang dimungkinkan. Namun, kehati-hatian tetap perlu diterapkan supaya keamanan kendaraan terus terjamin. Untuk melakukannya terdapat prinsip-prinsip yang bisa dipegang.
Pertama, perhatikan outside diameter (od) atau diameter luar ban yang akan dipakai ketika mengganti pelek ke diameter yang lebih besar. Seharusnya ukurannya harus tetap sama dengan ban OE meskipun pelek diubah jadi lebih besar. Dengan kata lain, ukuran ban baru perlu diperhitungkan dalam pergantian pelek.
Selanjutnya lihat aspect ratio ban. Ketika hendak mengganti pelek dengan diameter lebih besar, maka aspect ratio ban harus lebih kecil. Ini penting bagi kenyamanan kendaraan.
Kemampuan ban tipis atau low profile dalam menyerap getaran tidak sebaik ban standar. Akibatnya getarannya lebih terasa dan kaki-kaki mobil bisa terganggu sehingga cepat rusak.
Bukan hanya itu, diameter pelek dan ban yang lebih besar akan membuat beban putar sistem kemudi lebih berat. Ini dapat berakibat ke keausan gigi kemudi yang lebih cepat. Bahkan tie-rod end, ball-joint, serta bearing roda dapat berumur pendek.
Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk hanya menerapkan plus one dalam plus sizing. Namun, jika masih ingin lebih besar, maksimal gunakan plus two. Adapun ontoh penerapannya sebagai berikut:
- 175/70R13 = (575,2mm) > 185/60R14 > 195/50R15 > 185/45R16
- 175/65R14 = (583,1mm) > 185/55R15 > 195/45R16 > 205/40R17
- 185/55R15 = (584,5mm) > 195/45R16 > 205/40R17
- 215/55R16 = (642,9mm) > 235/50R16 > 225/45R17 > 235/40R18
- 235/55R17 = (690,3mm) > 255/45R18 > 255/40R19
Jika mengganti pelek lebih besar dengan memperhatikan aspect ratio ban, maka kenyamanan tetap diperoleh. Selain itu, tidak diperlukan kalibrasi ulang speedometer.
Seperti itulah cara plus sizing untuk pelek dan ban yang tepat. Pastikan untuk melakukannya supaya keamanan dan kenyamanan kendaraan tetap terjaga.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Perkenalkan Geomax EN92 Lewat Semangat Juang Hiu Selatan
DUNLOP Indonesia memperkenalkan ban enduro terbaru GEOMAX EN92 di ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 8 di Cilacap. Ditunggangi Farel Huda Hanafi dari Tim JAVAMIX, GEOMAX EN92 membuktikan performanya dengan meraih podium pertama di Prologue dan Enduro Race Hiu Gold Class.
Lihat Detail InformasiAwali Roadshow Nasional di Bali, DUNLOP Resmi Luncurkan Program ‘BLUE RESPONSE FAIR’
DUNLOP Indonesia resmi meluncurkan BLUE RESPONSE FAIR, roadshow nasional untuk memperkenalkan ban terbaru DUNLOP BLUE RESPONSE TG melalui berbagai aktivitas interaktif, edukatif, promo eksklusif, dan layanan gratis di enam wilayah besar Indonesia sepanjang tahun 2026.
Blog
Lihat Detail InformasiServis Rutin Motor agar Mesin Tetap Awet
Panduan lengkap servis rutin motor, mulai dari jadwal servis berdasarkan kilometer, pengecekan oli, rem, ban, hingga CVT agar mesin tetap awet dan performa optimal.
Lihat Detail InformasiKomponen Kelistrikan Mobil yang Wajib Dicek Berkala
Kenali komponen kelistrikan mobil yang wajib diperiksa secara berkala, mulai dari aki, alternator, starter, hingga sistem pengapian untuk menjaga performa dan keamanan kendaraan.
Lihat Detail InformasiSistem Rem Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Merawatnya
Kenali fungsi sistem rem mobil, jenis-jenis rem, cara kerja, komponen utama, tanda rem bermasalah, dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal dan aman.





