Cara Cek Kondisi Oli Pelumas Mobil
Agar kondisi mobil selalu optimal, pelumasan berperan penting. Prosesnya harus selalu berjalan baik. Hal tersebut bisa dipastikan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menjaga pelumas mobil di kondisi terbaiknya.
Dalam proses pelumasan, mobil menggunakan oli. Hal ini bisa ditemukan di beberapa bagian mobil seperti ruang pembakaran, transmisi dan power steering.
Semua bagian tersebut memiliki fungsi dan peran krusial dalam menunjang performa kendaraan. Oleh karena itu, pelumasan di sana harus dipastikan selalu optimal.
Akan tetapi, sejalan dengan pemakaian, seringkali oli pelumas akan berkurang ataupun habis. Selain itu, kondisinya pun menurun sehingga pelumasan tidak berjalan baik.
Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui kondisinya. Ingin tahu caranya? Berikut ini cara praktis mengecek kondisi oli pelumas mobil.
Oli Pelumas Mesin
Bagian mesin merupakan salah satu area yang kondisi oli pelumasnya perlu dicek. Lakukan pengecekan ketika kondisi mesin mobil sudah dingin. Lihat area pemeriksaan oli mesin yang ada dengan membuka kap mobil bagian depan.
Setelah menemukan areanya, cari dulu tongkat pengukur oli atau dipstick. Biasanya sudah disediakan di bagian atas kap. Sesudah ditemukan, bersihkan dulu dengan kain bersih.
Untuk mengecek oli mesin, masukkan tongkat pengukur oli tersebut ke area pemeriksaan. Pertama lihat bekas oli di tongkat pengukur oli. Ini bertujuan untuk melihat volume pelumas mencukupi atau tidak.
Seharusnya bekas oli ada di antara dua garis yang tergambar di tongkat pengukur oli. Hal itu menandakan jumlah oli mencukupi. Namun, jika berada bawahnya, berarti volume oli sudah berkurang, sehingga perlu ada penggantian dengan oli baru.
Namun, ketika ternyata jumlah oli masih mencukupi, masih ada pemeriksaan lain yang perlu dijalankan. Kualitas oli juga perlu dicek. Caranya dengan melihat warna oli di tongkat pengukur oli.
Seharusnya oli berwarna kuning kehijauan. Tapi, jika warnanya lebih gelap dan terlihat kotor, besar kemungkinan kualitas oli mesin telah menurun.
Penggantian oli mesin harus segera dilakukan jika memang sudah memasuki masanya. Namun, jika kondisi oli sudah memburuk sebelum masa ganti pelumas, bisa jadi ada masalah lain mesin mobil. Pemeriksaan kondisi mobil lebih baik dilakukan.
Oli Pelumas Power Steering
Power steering merupakan komponen mobil yang membuat kendali setir terasa ringan. Oleh sebab itu, performanya harus selalu optimal agar pengendalian mobil tetap mudah.
Kondisi oli pelumas power steering sangat perlu untuk dicek. Hal ini harus dilakukan terutama ketika merasa setir terasa berat ketika diputar.
Cek dengan melihat keberadaannya di bagian bawah kap mobil bagian depan. Biasanya ada tabung dengan tulisan power steering di sana.
Perhatikan dulu kondisinya. Cermati apakah ada terlihat ada rembesan atau tidak. Jika mendapati rembesan, disarankan untuk segera mengganti tutup tabung oli power steering dengan yang baru.
Buka juga penutup tabung oli power steering. Lihat volume olinya di sana. Idealnya oli berada di tengah ukuran minimum dan maksimum yang ada di tabung.
Jika kurang, tambahkan olinya. Namun, disarankan tidak berlebihan karena oli power steering bisa memuai saat kena panas. Maka, kalau berlebihan malah bisa menimbulkan masalah.
Jika volumenya sudah cukup, cek juga kualitasnya. Gunakan dipstick yang bersih. Celupkan dan cermati kondisi olinya. Warna oli power steering yang baik adalah oranye atau merah muda yang bening.
Namun, kalau oli menghitam dan gelap, bisa jadi kualitasnya sudah menurun. Paling sering penyebabnya adalah karet-karet serta ring di power steering yang bermasalah. Jika mengalaminya disarankan untuk menguras oli dan mengecek seluruh perangkat power steering sebagai antisipasi ada kerusakaan di dalamnya.
Oli Pelumas Transmisi
Kondisi oli transmisi mobil juga perlu diperiksa. Ini justru harus dilakukan ketika merasa perpindahan gigi terasa tidak nyaman. Indikatornya bisa dilihat dari reaksi transmisi mobil.
Di mobil matik seharusnya perpindahan gigi dari N ke D atau R hanya terjadi di bawah lima detik. Sesudah dipindah, mobil langsung bergerak di kisaran waktu tersebut. Jika lebih dari lima detik, oli transmisi wajib dicek.
Hal serupa ada di mobil manual. Perpindahan giginya seharusnya mulus dan mobil segera bergerak setelah pindah gigi. Jika tidak, penting sekali untuk mengecek kondisi oli transmisi.
Cara melakukan pengecekan oli transmisi, mirip dengan pengecekan oli mesin. Lihat saat kondisi mobil diam atau mati. Cari tabung oli transmisi lalu gunakan tongkat pengukur oli untuk memeriksa.
Hal pertama yang diperiksa adalah volumenya. Oli paling tidak harus ada di antara batas minimum dan maksimum pada dipstick. Jika berada di batas minimum atau malah di bawahnya, sebaiknya segera dilakukan penggantian oli.
Namun, kalau jumlah oli transmisi masih memadai, sekarang lihat kualitasnya. Kondisi oli transmisi bisa dideteksi dari warnanya. Oli yang baik seharusnya berwarna merah bening. Tapi, jika sudah terlihat hitam atau kotor, sebaiknya pergantian dilakukan.
Begitulah tips mudah untuk mengecek kondisi oli pelumas di sejumlah komponen mobil. Praktikkan agar mobil selalu berada dalam kondisi terbaik.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Perkenalkan Geomax EN92 Lewat Semangat Juang Hiu Selatan
DUNLOP Indonesia memperkenalkan ban enduro terbaru GEOMAX EN92 di ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 8 di Cilacap. Ditunggangi Farel Huda Hanafi dari Tim JAVAMIX, GEOMAX EN92 membuktikan performanya dengan meraih podium pertama di Prologue dan Enduro Race Hiu Gold Class.
Lihat Detail InformasiAwali Roadshow Nasional di Bali, DUNLOP Resmi Luncurkan Program ‘BLUE RESPONSE FAIR’
DUNLOP Indonesia resmi meluncurkan BLUE RESPONSE FAIR, roadshow nasional untuk memperkenalkan ban terbaru DUNLOP BLUE RESPONSE TG melalui berbagai aktivitas interaktif, edukatif, promo eksklusif, dan layanan gratis di enam wilayah besar Indonesia sepanjang tahun 2026.
Blog
Lihat Detail InformasiServis Rutin Motor agar Mesin Tetap Awet
Panduan lengkap servis rutin motor, mulai dari jadwal servis berdasarkan kilometer, pengecekan oli, rem, ban, hingga CVT agar mesin tetap awet dan performa optimal.
Lihat Detail InformasiKomponen Kelistrikan Mobil yang Wajib Dicek Berkala
Kenali komponen kelistrikan mobil yang wajib diperiksa secara berkala, mulai dari aki, alternator, starter, hingga sistem pengapian untuk menjaga performa dan keamanan kendaraan.
Lihat Detail InformasiSistem Rem Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Merawatnya
Kenali fungsi sistem rem mobil, jenis-jenis rem, cara kerja, komponen utama, tanda rem bermasalah, dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal dan aman.





