Ini yang Harus Dilakukan Saat Pecah Ban
Pecah ban sangat ditakuti oleh setiap pengemudi. Jika mengalaminya, potensi untuk mengalami kecelakaan berkendara yang fatal cukup besar. Oleh karenanya, penting sekali untuk tahu langkah yang harus dilakukan ketika ban tiba-tiba pecah di jalan.
Pada November 2019, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, menyebutkan bahwa 80 persen kecelakaan kendaraan di jalan raya diakibatkan oleh masalah yang terjadi pada ban. Pemicunya sebagian besar adalah tekanan ban yang kurang, sehingga ban pecah.
Kondisi tersebut makin kentara di jalan tol. Selain tekanan udara ban yang tidak pas, pecah ban di sana juga sering diakibatkan pemakaian ban gundul dan ban benjol karena terkena lubang di jalan.
Siapa saja tentu tidak mau mengalami pecah ban di jalan. Namun, ketika itu terjadi, pengemudi harus mampu bereaksi dengan tepat.
Adapun langkah yang dilakukan pertama-tama dan yang utama ialah tetap tenang. Usahakan jangan panik. Memang tidak mudah, namun hal itu sangat menentukan keselamatan diri sendiri.
Lalu hindari keinginan untuk menginjak rem. Sangat wajar jika ban tiba-tiba pecah dan hasrat untuk mengerem mobil muncul. Namun, jangan sampai itu dilakukan karena bisa berakibat fatal.
Kalau pedal rem diinjak, beban akan tertumpu ke ban yang pecah. Akibatnya, jika setir ditarik ke arah ban yang pecah, mobil bisa tergelincir dan bahkan terbalik. Oleh karena itu, segera jauhi rem ketika ban mobil meletus.
Lalu, untuk mobil bertransmisi manual, hindari pula menginjak kopling maupun menurunkan gigi transmisi. Kopling yang diinjak penuh justru akan membuat kendaraan tetap melaju dan fungsi perlambatan dari engine brake tidak berjalan. Sedangkan menurunkan transmisi ke gigi rendah bisa berisiko laju kendaraan akan semakin liar karena oversteer atau understeer.
TINDAKAN YANG TEPAT
Tindakan paling tepat saat pecah ban ialah berusaha tetap tenang dan memegang kemudi dengan mantap. Posisikan tangan di setir di titik jam 3 dan jam 9 supaya laju mobil tetap terkendali dengan baik.
Lalu arahkan mobil ke bahu jalan sembari menyalakan lampu sign kiri. Lihat juga lewat spion apakah jalur untuk minggir ke pinggir jalan bebas dari kendaraan lain atau tidak. Jika aman, segera arahkan mobil ke bahu jalan.
Bersamaan dengan itu, lepas kaki dari pedal gas dengan pelan-pelan. Usahakan agar penurunan kecepatan terjadi perlahan-lahan agar mobil aman. Langkah ini memungkinkan engine brake terjadi untuk mengurangi kecepatan mobil.
Setelah kecepatannya berkurang hingga mencapai 30 km/jam, mulai hentikan mobil dengan menginjak rem. Langsung pula nyalakan lampu hazard sebagai peringatan terhadap kendaraan lain yang melintas.
Sesudah berhenti dengan baik, pasang segitiga pengaman di belakang . Pengemudi mulai bisa melakukan pergantian ban di pinggir jalan.
Namun, untuk mengantisipasi agar ban mobil tidak pecah, pengemudi bisa mengecek kondisi ban terlebih dulu sebelum melakukan perjalanan. Lihat apakah tekanannya sudah sesuai rekomendasi. Lalu, bersihkan pula ban dari objek asing seperti kerikil atau benda tajam yang menempel.
Lihat pula umur ban dan ketebalan kembang ban yang terindikasi dari Thread Wear Indicator. Jika sudah mendekati masa akhir pakai, lebih baik ganti ban baru. Begitu pula halnya jika ketebalan ban telah berkurang. Langkah tersebut akan mampu menghindarkan ban mobil pecah di jalan.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Perkenalkan Geomax EN92 Lewat Semangat Juang Hiu Selatan
DUNLOP Indonesia memperkenalkan ban enduro terbaru GEOMAX EN92 di ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 8 di Cilacap. Ditunggangi Farel Huda Hanafi dari Tim JAVAMIX, GEOMAX EN92 membuktikan performanya dengan meraih podium pertama di Prologue dan Enduro Race Hiu Gold Class.
Lihat Detail InformasiAwali Roadshow Nasional di Bali, DUNLOP Resmi Luncurkan Program ‘BLUE RESPONSE FAIR’
DUNLOP Indonesia resmi meluncurkan BLUE RESPONSE FAIR, roadshow nasional untuk memperkenalkan ban terbaru DUNLOP BLUE RESPONSE TG melalui berbagai aktivitas interaktif, edukatif, promo eksklusif, dan layanan gratis di enam wilayah besar Indonesia sepanjang tahun 2026.
Blog
Lihat Detail InformasiServis Rutin Motor agar Mesin Tetap Awet
Panduan lengkap servis rutin motor, mulai dari jadwal servis berdasarkan kilometer, pengecekan oli, rem, ban, hingga CVT agar mesin tetap awet dan performa optimal.
Lihat Detail InformasiKomponen Kelistrikan Mobil yang Wajib Dicek Berkala
Kenali komponen kelistrikan mobil yang wajib diperiksa secara berkala, mulai dari aki, alternator, starter, hingga sistem pengapian untuk menjaga performa dan keamanan kendaraan.
Lihat Detail InformasiSistem Rem Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Merawatnya
Kenali fungsi sistem rem mobil, jenis-jenis rem, cara kerja, komponen utama, tanda rem bermasalah, dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal dan aman.





