Kenali Jenis Ban Cadangan dan Penggunaannya
Ban cadangan selalu ada di setiap mobil. Namun, jenisnya ternyata berbeda-beda. Perbedaan jenis tersebut akan berpengaruh terhadap penggunaannya, sehingga pemahaman khusus terhadap ban cadangan tetap diperlukan.
Sering disebut juga sebagai ban serep, keberadaan ban cadangan di mobil memang menjadi keharusan di Indonesia. Kecuali menggunakan Run Flat Tire, Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mewajibkan setiap mobil memiliki ban cadangan.
Kewajiban tersebut mungkin sudah dipatuhi oleh banyak pihak. Namun, baru sedikit yang paham tentang jenis ban cadangan di mobilnya. Padahal, jenis ban serep ternyata bermacam-macam.
Oleh sebab itu, pengetahuan mengenai jenis ban cadangan wajib dimiliki. Berikut ini jenis-jenis ban serep yang biasa dipakai.
Full-Size Matching Spare Tires & Wheels
Inilah jenis ban cadangan yang sama persis dengan ban utama yang dipakai. Mulai dari ukuran, bentuk, dimensi, sampai dengan pelek yang digunakan sama persis.
Full-Size Matching Spare Tires & Wheels akan memudahkan penggantian ban dalam keadaan darurat. Saat menggunakannya, mobil bisa dikendarai seperti biasa mulai dari kecepatan hingga jarak tempuhnya.
Bukan hanya itu, jenis ban cadangan ini juga memungkinkan untuk dipakai sebagai ban utama. Syaratnya ban serep harus diikutsertakan dalam proses rotasi berkala yang dilakukan setiap 10 ribu km.
Meski begitu, tetap ada risiko yang menyertai. Jika menyertakan ban serep sebagai bagian rotasi ban utama, maka ketika melakukan pergantian ban harus lima sekaligus. Ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri.
Full-Size Matching Spare Tires & Wheels sering disematkan ke berbagai jenis mobil. Namun, jika ban cukup besar, maka penyimpanannya bisa memakan tempat. Oleh sebab itu, produsen mobil sering menyiasatinya dengan memberi ruang ekstra untuk ban.
Full-Size Temporary Spares
Full-Size Temporary Spares nyaris mirip dengan Full-Size Matching Spare Tires & Wheel. Ban cadangan memiliki ukuran dan dimensi yang sama dengan ban utama. Namun, bedanya ban serep ini menggunakan material yang lebih ringan dan kedalaman tread yang lebih dangkal agar bisa mengurangi berat ban. Hal ini bertujuan supaya bisa menghemat ruang tempat penyimpanan maupun konsumsi bahan bakar.
Dampak nyata yang mengikuti berupa perbedaan bentuk tread ban Full-Size Temporary Spares dibanding ban utama. Selain itu, material pelek juga tidak sama. Sebagai contoh, kalau ban utama memakai pelek berbahan alloy, maka ban serep bisa hanya dari kaleng atau besi.
Berbeda dengan Full-Size Matching Spare Tires & Wheel, ban cadangan ini tidak bisa dipakai secara reguler sebagai ban utama. Ban ini hanya sebagai ban serep yang digunakan untuk jarak pendek. Misalnya untuk menemukan bengkel ban agar bisa melakukan perbaikan ban utama yang kempis.
Temporary/Compact Spares
Jenis ban cadangan yang benar-benar berbeda dibanding ban utama. Mulai dari ukuran, dimensi, hingga pelek ban lebih kecil. Bahkan, pola tapaknya lebih dangkal. Tidak mengherankan, ban ini tidak memakan tempat dan ruang simpan yang besar.
Meski begitu, supaya bisa digunakan Temporary/Compact Spares memerlukan penanganan khusus. Ban sering diisi angin dengan tekanan yang jauh lebih tinggi dibanding ban utama. Hal ini sengaja dilakukan supaya bisa menahan beban mobil dengan baik. Selain itu, ada batas kecepatan maksimal yang dipakai yakni 80 km/jam.
Oleh sebab itu, Temporary/Compact Spares hanya digunakan untuk keadaan darurat. Gunakan sementara waktu untuk membantu mencari bengkel perbaikan ban. Lalu, jangan pernah sesekali untuk menggunakannya untuk kendaraan lain jika jenisnya tidak sama persis. Sebab akan membahayakan pengemudian.
Folding Temporary Spares
Folding Temporary Spares merupakan jenis ban cadangan yang unik. Saat disimpan, sisi bagian dinding samping ban bisa dilipat. Dengan demikian, ban serep tersimpan dalam keadaan kempis, sehingga membutuhkan ruang simpan yang kecil.
Mobil yang menggunakan Folding Temporary Spares biasanya telah menyiapkan alat pompa portabel di dalam mobil. Alhasil, ketika ban cadangan hendak digunakan, ban bisa dipompa terlebih dulu. Lalu ban bisa dipasang seperti biasa.
Karena sidewall ban bisa dilipat, kekuatan ban cadangan Folding Temporary Spares tidak sebaik ban utama. Selain itu, tapaknya juga lebih tipis. Oleh sebab itu, ban ini hanya boleh digunakan dalam kecepatan maksimal 80 km/jam dengan tekanan khusus, biasanya 60 psi.
Tidak mengherankan, statusnya benar-benar merupakan ban cadangan untuk kondisi darurat saja. Ban tidak boleh dipakai secara reguler.
Itulah beberapa jenis ban cadangan yang biasa dipakai. Mana ban serep yang ada di mobil Anda?
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiSmartCare Warranty DUNLOP: Solusi Tenang Berkendara untuk Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
SmartCare Warranty DUNLOP memberikan perlindungan hingga 12 bulan atau 24.000 km untuk pengguna BLUE RESPONSE TG, lengkap dengan layanan perawatan dan dukungan pelanggan.
Lihat Detail InformasiDua Tahun Berturut-Turut, DUNLOP Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari PT Astra Daihatsu Motor
PT Sumi Rubber Indonesia meraih Superior Quality & Delivery Award pada 19th ADM Supplier Awards 2026 atas kualitas produk dan ketepatan pengiriman terbaik.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Indonesia Resmi Dukung Garasi Drift Team, Farrel Raffelyno Tembus Podium di Kelas PRO
DUNLOP Indonesia Resmi Dukung Garasi Drift Team, Farrel Raffelyno Tembus Podium di Kelas PRO
Blog
Lihat Detail InformasiServis Rutin Motor agar Mesin Tetap Awet
Panduan lengkap servis rutin motor, mulai dari jadwal servis berdasarkan kilometer, pengecekan oli, rem, ban, hingga CVT agar mesin tetap awet dan performa optimal.
Lihat Detail InformasiKomponen Kelistrikan Mobil yang Wajib Dicek Berkala
Kenali komponen kelistrikan mobil yang wajib diperiksa secara berkala, mulai dari aki, alternator, starter, hingga sistem pengapian untuk menjaga performa dan keamanan kendaraan.
Lihat Detail InformasiSistem Rem Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Merawatnya
Kenali fungsi sistem rem mobil, jenis-jenis rem, cara kerja, komponen utama, tanda rem bermasalah, dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal dan aman.





