Tips Merawat Ban Mobil yang Jarang Dipakai
Belakangan mobilitas sebagian besar orang berkurang. Tidak sedikit yang bekerja dari rumah. Ini membuat intensitas pemakaian mobil jauh menurun. Bahkan, mobil nyaris tidak pernah dipakai.
Dalam kondisi seperti itu, mobil tetap butuh perawatan. Sejumlah komponen vitalnya perlu dijaga agar terus berada dalam kondisi prima. Salah satu yang terpenting dan wajib mendapat perhatian khusus ialah ban.
Sebagai komponen mobil yang vital, ban sangat menentukan kenyamanan dan keamanan berkendara. Ketika mobil jarang dipakai, ban harus dirawat. Meski tidak lagi digunakan menyusuri jalanan, ban mobil bukannya awet. Bisa jadi potensi kerusakan malah semakin besar.
Hal bisa terjadi karena ban tetap menjadi tumpuan beban kendaraan. Dalam kondisi seperti itu, tugas ban semakin berat karena mobil terparkir lama. Artinya ada satu titik tumpuan beban yang terus-menerus mendera ban.
Dampak yang ditimbulkan bisa berupa kerusakan material ban. Saat diparkir lama, tekanan ban lama kelamaan akan berkurang. Ini mengakibatkan ban semakin kempis.
Susahnya ban tidak bisa berotasi karena mobil parkir. Karena tertekan beban mobil, titik tumpu ban dapat berubah bentuk. Salah-salah ban akan mengerut dan bisa sobek.
Tentu siapa saja tidak mau ban mobilnya mengalami kondisi tersebut. Maka, perawatan ban wajib dilakukan ketika mobil lama tidak dipakai.
Cara melakukannya sebenarnya mudah. Usahakan tetap ada rotasi ban karena bisa membuat permukaan ban seimbang. Jika memungkinkan mobil tetap digunakan barang sebentar. Entah sekadar mengelilingi kompleks perumahan atau dipakai untuk keperluan tertentu sudah cukup.
Namun, jika tetap harus parkir, buatlah ban tidak menapak tanah. Ini bertujuan agar ban tidak tertekan beban mobil. Untuk melakukannya, pasang dongkrak yang membuat ban mobil terangkat. Pastikan keempat ban sama-sama diangkat.
Jika tidak memiliki dongkrak yang mencukupi untuk mengangkat semua ban mobil, tidak perlu khawatir. Ban mobil masih dapat dirawat dengan menjalankan beberapa langkah lainnya.
LANGKAH LAIN
Pertama, sering-seringlah mengecek tekanan ban. Ketika jarang dipakai berkendara, tekanan ban bisa berkurang. Itu dimungkinkan karena ban sebenarnya masih memiliki pori-pori. Dari sana udara keluar sehingga tekanannnya di dalam akan menurun.
Kalau tekanan ban turun, otomatis ban akan kempis. Kondisi itulah yang akan membuat material ban rusak karena tertekan beban mobil.
Untuk itu, disarankan untuk mau rutin memeriksa tekanan ban. Setidaknya seminggu sekali. Jika tekanannya dirasa sudah berkurang, segera isi angin ban.
Selain memeriksa tekanannya, ban juga harus sering dibersihkan. Selama ini ketika dipakai di jalan kerap ada material yang menempel di ban dan sela-sela ban. Bentuknya bermacam-macam mulai dari kerikil, pecahan logam, hingga benda tajam lain.
Jika dibiarkan, material tersebut dapat merusak ban. Apalagi jika berada di bagian ban yang menempel ke tanah. Permukaan ban bisa rusak. Bahkan, kalau parah, ban akan sobek.
Oleh karena itu, bersihkan dulu permukaan ban sebelum diparkir dalam waktu lama. Korek dan buang aneka benda yang menempel di ban dan sela-selanya.
Lengkapi tahapan perawatan itu dengan menyemir sisi ban. Ketika jarang digunakan, ban bisa aus. Seringkali muncul pecahan dan rekahan di dinding ban atau kerap disebut ozone crack. Untuk menjaga agar tidak muncul, penyemiran bisa menjadi cara ampuh. Namun, pastikan menyemir dengan memakai semir ban supaya hasilnya maksimal.
Cobalah menjalankan langkah-langkah tersebut ketika hendak memarkir mobil dalam jangka waktu lama. Niscaya ban akan terus berada dalam kondisi prima.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiSmartCare Warranty DUNLOP: Solusi Tenang Berkendara untuk Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
SmartCare Warranty DUNLOP memberikan perlindungan hingga 12 bulan atau 24.000 km untuk pengguna BLUE RESPONSE TG, lengkap dengan layanan perawatan dan dukungan pelanggan.
Lihat Detail InformasiDua Tahun Berturut-Turut, DUNLOP Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari PT Astra Daihatsu Motor
PT Sumi Rubber Indonesia meraih Superior Quality & Delivery Award pada 19th ADM Supplier Awards 2026 atas kualitas produk dan ketepatan pengiriman terbaik.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Indonesia Resmi Dukung Garasi Drift Team, Farrel Raffelyno Tembus Podium di Kelas PRO
DUNLOP Indonesia Resmi Dukung Garasi Drift Team, Farrel Raffelyno Tembus Podium di Kelas PRO
Blog
Lihat Detail InformasiPembalap DUNLOP Sapu Bersih AMA Supercross 2026, Jaga Rekor Juara 17 Tahun!
Pembalap DUNLOP menyapu bersih gelar AMA Supercross 2026 di semua kelas, memperpanjang rekor juara 17 tahun berturut-turut dengan dukungan ban GEOMAX.
Lihat Detail Informasi10 Komponen Keselamatan Mobil dan Cara Merawatnya
Pelajari 10 komponen keselamatan mobil beserta fungsi dan cara merawatnya untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan tetap optimal.
Lihat Detail InformasiMengenal Bagian Penting pada As Roda Mobil dan Fungsinya
Kenali bagian penting pada as roda mobil, fungsi setiap komponennya, gejala kerusakan, serta tips perawatan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara.





